Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Mengidentifikasi Isi dan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

Gambar
      https://drive.google.com/file/d/1Hc4jYUipWyTwnumlZ6oDJ0Emi6A8fnQw/view?usp=sharing Kompetensi Dasar:      3.1   Mengidentifikasi isi dan sistematika surat lamaran pekerjaan yang dibaca                                                                4.1  Menyajikan simpulan sistematika dan unsur-unsur isi surat lamaran baik secara lisan maupun tulis Mengidentifikasi Unsur Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan Pada dasarnya, surat lamaran pekerjaan dibedakan dari berbagai sumber yang diperoleh oleh palamar. Rohmadi dan Rustamaji (2010: 4) menjelaskan bahwa surat lamaran pekerjaan dapat diajukan berdasarkan sumber-sumber berikut ini. 1. Iklan Contoh Setelah membaca iklan yang dimuat dalam harian…tanggal…yang isinya menyatakan bahwa…. Dalam harian…tanggal…saya membaca...

Artikel KMA-18

MISPERSEPSI UN (Kunti Dewi Hambawani) Baca langsung telan? Tersedak? Pastinya. Membaca tanpa memahami apa dan bagaimana secara jelas akan mengacaukan persepsi kita. Akhirnya, mispersepsi. Headline "UN Dihapuskan" sebuah judul yang memiliki daya jual yang luar biasa. Bahasa iklan untuk mengejar jumlah oplah. Mengaburkan makna yang sesungguhnya. Memunculkan sikap suudzon daripada husnudzon. Oleh karena itu, media massa seharusnya memberikan taklimat sesuai apa adanya.  Sebagai penikmat berita, selayaknya kita mencari keabsahan berita tersebut tanpa membuat dugaan yang tidak jelas. Mencari kebenaran dan kejelasannya akan lebih baik, sehingga persepsi kita tidak salah kaprah. Mispersepsi akan mengakibatkan kegagalan dalam mencerna suatu berita. Sebenarnya, sejak dicanangkannya UNBK, beragam komentar para siswa sudah membanjiri situs Kemendikbud. Mereka memprotes soal yang sulit. Nilai UN sebagai penentu kelulusan. Bagaimana di sekolah kita? Sama atau tidak? Tak dapat dielak...

KMA-18

Gambar