Artikel KMA-18
MISPERSEPSI UN (Kunti Dewi Hambawani) Baca langsung telan? Tersedak? Pastinya. Membaca tanpa memahami apa dan bagaimana secara jelas akan mengacaukan persepsi kita. Akhirnya, mispersepsi. Headline "UN Dihapuskan" sebuah judul yang memiliki daya jual yang luar biasa. Bahasa iklan untuk mengejar jumlah oplah. Mengaburkan makna yang sesungguhnya. Memunculkan sikap suudzon daripada husnudzon. Oleh karena itu, media massa seharusnya memberikan taklimat sesuai apa adanya. Sebagai penikmat berita, selayaknya kita mencari keabsahan berita tersebut tanpa membuat dugaan yang tidak jelas. Mencari kebenaran dan kejelasannya akan lebih baik, sehingga persepsi kita tidak salah kaprah. Mispersepsi akan mengakibatkan kegagalan dalam mencerna suatu berita. Sebenarnya, sejak dicanangkannya UNBK, beragam komentar para siswa sudah membanjiri situs Kemendikbud. Mereka memprotes soal yang sulit. Nilai UN sebagai penentu kelulusan. Bagaimana di sekolah kita? Sama atau tidak? Tak dapat dielak...